Teknologi Virtual Reality akan Menggantikan Keberadaan Televisi
Perkembangan teknologi virtual reality (VR) kini tengah berkembang sangat pesat. Tidak heran kalau Facebook rela mengeluarkan uang besar untuk mengakuisisi perusahaan pengembang teknologi ini, Oculus VR. Dan kini, founder dari Oculus VR Palmer Luckey pun mengungkapkan pendapatnya mengenai teknologi VR di masa mendatang.
Luckey mengatakan bahwa di masa depan, teknologi VR bakal menggantikan televisi tradisional yang saat ini ada di pasaran. Dibandingkan nonton film di televisi, para konsumen bakal bisa merasakan pengalaman yang lebih mengasyikkan jika menggunakan headset virtual reality seperti Oculus Rift.
Lebih lanjut, Luckey pun mengatakan bahwa TV berukuran raksasa 60 inci pun dianggapnya tidak efektif, terlebih karena biaya pengirimannya juga mahal. Headset VR pun dianggapnya mampu memberikan kelebihan lebih banyak dan bisa dibawa ke manapun dengan mudah.
Perkembangan menuju hal ini pun kini juga tengah dilakukan oleh sebuah perusahaan bernama Jaunt. Mereka mengatakan bahwa akan sesegera mungkin mendatangkan teknologi virtual reality yang bisa digunakan untuk menyaksikan film dan menggantikan televisi konvensional.
via Ubergizmo
Sarung Tangan Control VR Hadir sebagai Pelengkap untuk Memasuki Dunia Virtual dengan Headset Virtual Reality
Teknologi virtual reality kini terus mengalami perkembangan. Setelah beberapa perusahaan mengembangkan headset virtual reality, maka kini muncul peralatan pendukung lainnya. Sebuah proyek pembangunan sarung tangan berteknologi virtual reality bernama Control VR pun kini muncul di Kickstarter. Sarung tangan ini dibuat untuk menghadirkan tangan di dunia nyata ke dunia virtual.
Sebelum menggunakan Control VR, maka mereka yang memakai headset seperti Oculus Rift tak akan bisa melihat pergerakan tangannya secara nyata di dunia virtual. Dan keberadaan Control VR ini pun ingin mengubah hal tersebut.
Mereka ingin menghadirkan tubuh seseorang secara nyata ke dunia virtual. Sebagai langkah awal adalah tangan serta jari.
Co-founder sekaligus CEO Control VR, Alex Sarnoff mengatakan kalau teknologi sensor gerakan yang ada saat ini penggunannya kurang maksimal. Hal ini karena kinerja alat itu terbatasi oleh ruang serta sistem kamera. Oleh karena itu, mereka ingin menggantikan alat tersebut dengan sebuah sensor berukuran kecil yang ditempatkan pada lengan serta jari.
Sarnoff mengatakan kalau teknologi seperti ini sebenarnya didesain untuk militer. Sarnoff mengatakan kalau setiap sensor memiliki tiga accelerometer, tiga gyroscope serta tiga magnetometer. Data dari sensor tersebut pun selanjutnya digunakan untuk menghitung gerakan tangan dan jari secara relatif dari tubuh.
Perangkat ini pun telah didemonstrasikan bersamaan dengan Oculus Rift. Dalam demo tersebut diperlihatkan kalau pengguna headset bisa melihat lengan serta jarinya secara natural. Gerakan tangan yang terlihat pada headset pun merepresentasikan gerakan tangan di dunia nyata.
Pihak Control VR berencana akan memberikan alatnya kepada mereka yang memberikan donasi sebesar 350 USD di Kickstarter. Sayangnya belum ada informasi mengenai harga jual dari perangkat ini kalau sudah dijual ke pasaran. Namun kemungkinan kita harus menunggu hingga 18 bulan ke depan.
Artikel ini akan sangat digemari oleh para otaku anime terutama pecinta anime SAO (Sword Art Online), Log Horizon & Accel World, Masa Depan Dunia Virtual sudah di depan mata!
no Game no Life
Arigatou Gozaimasu^^
Sumber : www.beritateknologi.com

No comments:
Post a Comment