TUTORIAL
MEMBUAT WPAP DI PHOTOSHOP
Ya disini saya Muhammad Azhari Manarul akan menjelaskan tentang
turorial membuat Wedha's Pop Art Potrait atau sering disebut juga WPAP. Mungkin
kalian ada sudah tau atau sudah bisa membuat WPAP itu sendiri. Pertama-tama
saya akan menjelaskan sedikit tentang pencetus, sejarah WPAP itu sendiri. Wedha Abdul Rasyid (lahir di pekalongan, jawa
tengah, 10 maret 1951, umur 63 tahun) adalah seniman grafis indonesia.
Ia dikenal sebagai pencipta aliran WPAP (Wedha's Pop Art Potrait) atau FMB
(Foto Marak Berkotak), atas jasanya ini ia dijuluki bapak ilustrasi Indonesia.
Ia berprofesi sebagai ilustrator sejak dekade
1970-an. Mulai 1977, ketika bergabung dengan majalah Hai, ia banyak membuat
ilustrasi terutama karya-karya fiksi arswendo dan hilman
hariwijaya. Salah satu yang terkenal adalah karya fiksi lupus. Di majalah itu
juga ia mengerjakan potret para tokoh dunia yang menjadi liputan majalah
tersebut.
Pada tahun 1990, Wedha kemudian mencanangkan
cara baru untuk menggambar ilustrasi wajah. Hal ini dilakukan dikarenakan
penurunan daya penglihatanya karena usia yang telah mencapai 40 tahun sehingga
ia sulit menggambar wajah dalam bentuk yang realistis dan detail. Wedha
kemudian mencoba illustrasi bergaya kubisme untuk gambarnya. Gaya ini kemudian
tumbuh dan semakin populer sebagai bagian dari gaya pop art bahkan hingga
dengan saat ini. Gaya ilustrasi ini disebut Wedha’s Pop Art Potrait (WPAP),
bahkan ada yang menyebutnya sebagai aliran Wedhaism.
Dalam membuat ilustrasi WPAP memakai teknik tracing/jiplak. Namun tidak men-trace semua yang ada di foto tersebut, melainkan tracing yang kreatif yaitu tracingmenurut apa yang ada di kreatifitas anda.
Satu hal lagi, gaya WPAP ini terdiri dari garis-garis yang kaku, jadi hindari garis lengkung atau smooth curves.
1. Buka salah satu foto yang akan di-trace ke
dalam Photoshop. File > Open… (Ctrl + O) Windows / (Cmd
+ O) Mac OS.
2. Aktifkan Pen Tool (P). Dan pastikan mode-nya dalam Shape Layers dan Style-nya ubah memakai 1 Px Stroke 0% Fill Opacity.
3. Trace bagian-bagian yang mempunyai batas-batas perbedaan warna, intensitas, ataupun gelap-terangnya. Pastikan membuat kurva yang tertutup.
4. Trace hingga seluruh bagian-bagian foto.
Untuk memilih kurva-kurva yang sudah dibuat bisa menggunakan Path Selection Tool(A).
5. Anda bisa merubah bentuk kurva dengan Direct Selection Tool (A) apabila dirasa ada yang kurang pas.
Shortcut untuk mengganti tool dari Path Selection Tool ke Direct Selection Tool atau sebaliknya adalah dengan (Shift + A). Tarik bagian titik-titiknya.
6. Apabila ada kurva yang urutan layer-nya tidak sesuai bisa diatur urutan layer-nya di menu Layer > Arrange
Ada beberapa menu Arrange Bring to Front: menjadikan layer yang dipilih berada di urutan teratas.
(Shift + Ctrl + ]) Windows / (Shift + Cmd + ]) Mac OS
Bring Forward: layer yang dipilih naik satu urutan menjadi di atas layer yang diatasnya.( Ctrl + ] ) Windows / ( Cmd + ] ) Mac OS
Send Backward: layer yang dipilih turun satu urutan menjadi di bawah layer yang dibawahnya.
Bring Forward: layer yang dipilih naik satu urutan menjadi di atas layer yang diatasnya.( Ctrl + ] ) Windows / ( Cmd + ] ) Mac OS
Send Backward: layer yang dipilih turun satu urutan menjadi di bawah layer yang dibawahnya.
( Ctrl + [ )
Windows / ( Cmd + [ ) Mac OS
Send to Back: menjadikan layer yang dipilih berada di urutan terbawah.
( Shift + Ctrl + [ ) Windows / ( Shift + Cmd + [ ) Mac OS
7. Pilih kurva jadikan settingan di layer-nya Fill menjadi 100%, klik di icon bergambar mata di sebelah tulisan Effects untuk menghillangkan efek garis. Dobel klik di Layer thumbnail untuk mengubah warna kurva yang dipilih.
Send to Back: menjadikan layer yang dipilih berada di urutan terbawah.
( Shift + Ctrl + [ ) Windows / ( Shift + Cmd + [ ) Mac OS
7. Pilih kurva jadikan settingan di layer-nya Fill menjadi 100%, klik di icon bergambar mata di sebelah tulisan Effects untuk menghillangkan efek garis. Dobel klik di Layer thumbnail untuk mengubah warna kurva yang dipilih.
8. Dan warnailah dengan warna-warna popart, dengan artian warna-warna yang memberontak dari warna aslinya.
9. Anda bisa membuat desain background juga apabila dirasa terlalu kosong sesuai dengan selera anda masing-masing.
Ya mungkin Sekian yang saya bisa sampaikan apabila ada Kesalahan atau kekurangan mohon dimaafkan, Selemat Mencoba Guys. Assalamualaikum Wr. Wb.
Posted By : Muhammad Azhari Manarul
Sumber: http ://www.tutorial-webdesign.com/wpap-photoshop-illustrator











No comments:
Post a Comment