Hampir setiap bahasa pemrograman menggunakan perintah kondisional, dan tanpa ini bisa dipastikan program yang anda kerjakan tidak akan maksimal. Kali ini saya akan sedikit berbagi mengenai Kondisional berguna untuk mengecek suatu kondisi dan melakukan suatu kode jika kondisi tersebut benar atau salah.
if
Sintaks :
if(kondisi){
kode yang dijalankan jika benar
}
Contoh :
<?php
$x = 10;
if($x == 10){
echo "Hai Apa kabar";
}
?>
if(kondisi){
kode yang dijalankan jika benar
}
Contoh :
<?php
$x = 10;
if($x == 10){
echo "Hai Apa kabar";
}
?>
if - else
Sintaks :
if(kondisi){
kode yang dijalankan jika benar
}else{
kode yang dijalankan jika salah
}
Contoh :
<?php
$x = 5;
if($x == 10){
echo "Hai Apa kabar";
}else{
echo "X tidak sama dengan 10";
}
?>
if(kondisi){
kode yang dijalankan jika benar
}else{
kode yang dijalankan jika salah
}
Contoh :
<?php
$x = 5;
if($x == 10){
echo "Hai Apa kabar";
}else{
echo "X tidak sama dengan 10";
}
?>
if - else if - else
Jika anda membutuhkan kondisi yang banyak
Sintaks :
if(kondisi 1){
kode yang dijalankan jika kondisi 1 benar
}else if(kondisi 2){
kode yang dijalankan jika kondisi 2 benar
}else if(kondisi 3){
kode yang dijalankan jika kondisi 3 benar
}else{
kode jika salah satu kondisi di atas tidak ada yang benar
}
Contoh :
<?php
$nilai = 80;
if($nilai >= 85){
echo "A";
}else if($nilai >= 70 && $nilai < 85){
echo "B";
}else if($nilai >= 60 && $nilai < 70){
echo "C";
}else{
echo "D";
}
?>
switch
Sama seperti if - else if - else, berguna jika membutuhkan kondisi yang banyak
Sintaks :
switch(ekspresi){
case kondisi1 :
kode yang dijalankan jika kondisi1 benar;
break;
case kondisi2 :
kode yang dijalankan jika kondisi2 benar;
break;
case kondisi3 :
kode yang dijalankan jika kondisi3 benar;
break;
}
Contoh :
<?php
$buah = "mangga";
switch ($buah) {
case "apple":
echo "buahnya adalah apple";
break;
case "mangga":
echo "buahnya adalah mangga";
break;
case "jambu":
echo "buahnya adalah jambu";
break;
}
?>
Sintaks :
switch(ekspresi){
case kondisi1 :
kode yang dijalankan jika kondisi1 benar;
break;
case kondisi2 :
kode yang dijalankan jika kondisi2 benar;
break;
case kondisi3 :
kode yang dijalankan jika kondisi3 benar;
break;
}
Contoh :
<?php
$buah = "mangga";
switch ($buah) {
case "apple":
echo "buahnya adalah apple";
break;
case "mangga":
echo "buahnya adalah mangga";
break;
case "jambu":
echo "buahnya adalah jambu";
break;
}
?>
Looping (Pengulangan) di PHP
for
Berguna untuk pengulangan yang sudah ditentukan terlebih dahulu awalnya berapa, dijalankan sampai kondisi bagaimana.
Sintaks :
for(awal; kondisi; penambahan){
kode untuk dijalankan
}
Contoh :
<?php
for ($i = 1; $i <= 10; $i++) {
echo $i."<br>";
}
?>
Sintaks :
for(awal; kondisi; penambahan){
kode untuk dijalankan
}
Contoh :
<?php
for ($i = 1; $i <= 10; $i++) {
echo $i."<br>";
}
?>
while
Berguna untuk menjalankan suatu kode terus menerus selama kondisi bernilai TRUE
Sintaks :
while(kondisi){
kode untuk dijalankan;
}
Contoh :
<?php
$i=1;
while($i<=5)
{
echo "Nomor : " . $i . "<br />";
$i++;
}
?>
Sintaks :
while(kondisi){
kode untuk dijalankan;
}
Contoh :
<?php
$i=1;
while($i<=5)
{
echo "Nomor : " . $i . "<br />";
$i++;
}
?>
foreach
Perulangan untuk array yang mempunyai nilai
Sintaks :
foreach (array as $value){
statement
}
atau
foreach (array as $key => $value){
statement
}
Contoh :
<?php
$arr = array("satu", "dua", "tiga");
foreach($arr as $key => $value) {
echo "Key: $key; Value: $value<br />\n";
}
?>
Tag
Ada beberapa cara agar anda dapat menulis script PHP. Ada tag pembuka dan penutup yang menyatakan PHP untuk memulai atau mengakhiri apa yang akan diitepretasikan melalui web browser. Berikut contohnya :
- Pada contoh dibawah ini, tulisan yang akan di parsing oleh PHP adalah “server side scripting”. Sedangkan tulisan “Mari kita belajar” dan “menggunakan PHP” merupakan tulisan yang ditulis menggunakan HTML. Dalam contoh ini, PHP disisipkan pada tag HTML.
- Penulisan lain yang sedikit lebih variatif dijabarkan dibawah ini. PHP hanya akan menampilkan salah satu dari kalimat “Rajin pangkal pandai.” atau “Hemat pangkal kaya.” tergantung nilai True / false dari variabel $pilih.
- Cara berikutnya adalah:
- Penggunaan seperti tag ASP juga diperbolehkan:
<p>Mari kita belajar <?php echo ‟server side scripting‟; ?> menggunakan PHP </p>
<?php if ($pilih) { ?>
<i> Rajin pangkal pandai. </i>
<?php }else{ ?>
<b> Hemat pangkal kaya. </b>
<?php }?>
<script language=”php”>
echo "Semua yang datang berprofesi sebagai PHP Web Programmer";
</script>
<%
echo "Tag ASP juga dapat dibaca oleh PHP ";
%>
Operator
Dalam bahasa pemrograman secara umum, operator digunakan untuk memanipulasi atau melakukan proses perhitungan pada suatu nilai variable. Variable yang nilainya dimodifikasi oleh operator disebut operand. Dibawah ini contoh statement penggunaan operator.
1
2
3
4
| 4 + 3 = 7“4 + 3 = 7” //Ini adalah Ekspresi“4” dan “3” //Ini adalah OperandTanda “+” dan “=” //Ini adalah Operator |
Berikut ini beberapa jenis Operator yang ada dalam bahasa pemrograman.
Arithmetic Operator
Arithmetic Operator merupakan operator matematika yang sering digunakan dalam operasi matematika. Berikut ini adalah table daftar dari operator arithmetic yang dimaksud.
Operator
|
Operasi / Fungsi
|
+
|
Penjumlahan
|
-
|
Pengurangan
|
*
|
Perkalian
|
/
|
Pembagian
|
%
|
Modulo
|
++
|
Increment
|
–
|
Decrement
|
Assignment Operator
Assigment Operator atau biasa disebut Operator Penegasan merupakan operator yang digunakan untuk memberi nilai ke suatu variable ke variable lain. Simbol operator ini adalah (=). Berikut ini adalah daftar table dari assignment operator.
Operator
|
Operasi / Fungsi
|
Contoh
|
+=
|
Menambahkan
nilai di kiri dengan nilai di kanan
|
x
+= 2;
x=x+2; |
-=
|
Mengurangi
nilai di kiri dengan nilai di kanan
|
x
-= 2;
x = x-2; |
.=
|
Melakukan
concatenation / operasi gabungan antara nilai di kiri dengan nilai di kanan
|
x
.= “imam”;
x=x. “imam”; |
/=
|
Membagi
nilai di kiri dengan nilai di kanan
|
x
/= 2;
x =x/2; |
%=
|
Sisa
hasil bagi antara nilai di kiri dengan nilai di kanan
|
x
%=2;
x = x%2; |
|=
|
Melakukan
operasi OR antara nilai di kiri dengan nilai di kanan
|
x
!= 2;
x = x!2; |
^=
|
Melakukan
operasi XOR antara nilai dikiri dengan nilai di kanan
|
x
^= 2;
x = x^2; |
Comparison Operator
Operator ini dikenal dengan sebutan operator perbandingan atau relasional. Operator ini digunakan untuk melakukan perbandingan antara dua buah operand dan menghasilkan nilai TRUE & FALSE. Dibawah ini saya sertakan table daftar operator perbandingan.
Operator
|
Operasi / Fungsi
|
==
|
Sama
Dengan
|
===
|
Identik
|
!=
atau <>
|
Tidak
Sama Dengan
|
!==
|
Tidak
Identik
|
<
|
Kurang
Dari
|
>
|
Lebih
Dari
|
<=
|
Kurang
Dari atau Sama Dengan
|
>=
|
Lebih
Dari atau Sama Dengan
|
Logic Operator
Operator ini biasa disebut sebagai Operator Logika. Biasanya digunakan untuk menggabungkan kondisi berganda & menghasilkan sebuah ekspresi bernilai TRUE & FALSE. Dibawah ini adalah Table daftar Logic Operator.
Operator
|
Operasi / Fungsi
|
AND
|
Melakukan
operasi AND dimana semua kondisi harus bernilai TRUE.
|
||
atau OR
|
Melakukan
operasi OR dimana salah satu kondisi bernilai TRUE.
|
XOR
|
Melakukan
operasi XOR.
|
!
|
Melakukan
operasi NOT dimana jika nilai A adalah TRUE, maka akan menjadi FALSE.
|
Contoh penggunaan operator dalam Pemrograman PHP bisa dilihat dibawah ini.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
| <?php//Menentukan Nilai$x = 7;$y = 3;echo “X = $x<br />”; //Tanda = adalah Operatorecho “Y = $y<br />”;//Penjumlahan$jumlah = $x + $y; //Tanda + adalah Operatorecho “Jumlah dari X + Y = $jumlah”;?> |



No comments:
Post a Comment