POLA MOTOR - STOCK LOGO VECTOR - TEMPLATE UNDANGAN PERNIKAHAN

Cara Membuat Layout Website Menggunakan CSS

Cara Membuat Layout Website Menggunakan CSS







Cara membuat layout website menggunakan CSS

  Dalam pembuatan website diperlukan sebuah desain awal dari web yang akan kita buat sebagai sebuah dasar dari pembuatan web untuk mempermudah kita membuat website secara kompleks .Desain awal yang saya maksud adalah sebuah kerangka atau pun layout dari website yang akan kita buat tujuan dari pembuatan layout terlebih dahulu adalah untuk membantu kita mendesain tata letak dari website mulai dari nama webite ,logo/gambar,konten,menu,link,footer dll.

Untuk cara pembuatan layout website yang saya buat saya menggunakan aplikasi notepad++ untuk membuat script html dan css ,selain menggunakan notepad++ anda juga bisa menggunakan aplikasi lain seperti menggunakan dreamweaver versi apa saja,dan tentu saja untuk menampilkan website yang kita buat bisa menggunakan browser jenis apa saja. Pada pembuatan web menggunakan html dan juga css ini saya buat script html dan css nya terpisah yang mana script htmlnya diberi nama dengan ekstensi dot (.)html contoh: webgw.html ,dan cssnya dengan ekstensi dot (.) css contoh: style.css.sebnarnya Untuk menggunakan CSS, ada dua cara yang bisa dipakai, yaitu dengan cara memasukan langsung script CSS pada tag <style> di dalam tag <head>…</head>, atau bisa juga dengan mnggunakan link yang menghubungkan antara file HTML dengan file CSS.Berikut ini adalah contoh script yang memakai cara pertama:
<head>

<title>Coba</title>

<style>

//script CSS

</style>

</head>

Lalu cara kedua :
<head>

<title>Coba</title>

<link  type="text/css” rel="stylesheet”  href="css/style.css" >

</head>

Untuk memulainya maka silahkan anda buka tab baru untuk memasukkan script cssnya. Pada css pendeklarasian untuk tag kita bisa langsung menuliskan nama tagnya dan untuk pendeklarasian id ditandai dengan simbol #  lalu nama idnya lalu dilanjutkan dengan tanda kurung { } yang didalamnya merupakan perintah untuk tag tersebut ,untuk perintah  pada css selalu diakhiri dengan tanda  ;  bentuk umumnya seperti namaperintah:perintah; dicontohkan seperti background-color:gray; .berikut keseluruhan script css nya:
body {

      background-color:gray;

      font-size:20px;

      text-align:center;

}

#wrapper {

      background-color:black;

      width:990px;

}

#nama {

      margin-bottom:5px;

      padding:15px;

      background-color:green;}

#logo {

      font-size:35px;

      margin-bottom:5px;

      padding:40px;

      height:80px;

      background:red }

#menu {

      margin-bottom:5px;

      padding:15px;

      background-color:green;

}

#kiri {

      margin-right:5px;

      margin-bottom:5px;

      height:600px;

      float:left;

      width:180px;

      background-color:blue;

}

#konten {

      font-size:28px;

      margin-bottom:5px;

      height:600px;

      float:left;

      width:620px;

      background-color:orange;

}

#kanan {

      margin-left:5px;

      margin-bottom:5px;

      height:146px;

      float:right;

      width:180px;

      background-color:blue;

}

#bawah{

      margin-top:5px;

      clear:both;

      padding:15px;

      height:50px;

      background-color:chocolate;

}

Untuk penjeleasan scriptnya sebagai berikut:
background-color:gray; 
digunakan untuk memberi warna background yang mana pada perintah diatas backgroundnya berwarna gray atau abu-abu.
font-size:20px;
digunakan untuk memberi unruan font atau huruf dengan nilai 2o pixel.
text-align:center;
digunakan untuk menentukan posisi text center atau rata tengah.
width:990px;
digunakan untuk mendefinisikan ukuran lebar dengan lebar 990 pixel.
margin-bottom:5px;
digunakan untuk memberi jarak dengan section bawahnya denagn jarak 5 pixel.selain margin-bottom ada margin-top,margin-right dan margin-left.
float:right;
digunakan untuk mendefinisikan posisi dari section yaitu pada posisi kanan
height:600px;
digunakan untuk mengatur panjangnya dengan panjang 600 pixel.
clear:both;
digunakan untuk menonaktifkan float left dan right.

      Lalu jika sudah scriptnya harus disimpan dengan nama style.css jika anda ingin membuat nama css yang berbeda silahkan anda ganti link css pada script htmlnya dengan nama script css yang anda inginkan.jika sudah coba masuk ke folder dimana anda meletakkan file html lalu anda klik 2 kali script htmlnya dan lihat hasilnya akan sebagai berikut:





Membuat Tabs dengan CSS

Styling dengan CSS

Setelah kita membuat struktur html dari tab tersebut, tentu ini belum akan berbentuk tab, perlu di desain atau diberi style dengan menggunakan css, seperti ini lah kode css yang kita gunakan

@import url(http://fonts.googleapis.com/css?family=Open+Sans:400,700);

body {
background: #5B264E;
font-family: "Open Sans", "Arial";
}
a{
text-decoration: none;
color: #000;
}
a:hover{
color: #B7977B;
}
main {
background: #FFF;
width: 500px;
margin: 50px auto;
padding: 10px 30px 80px;
box-shadow: 0 3px 5px rgba(0,0,0,0.2);
}
p {
font-size: 13px;
}

/* Important code */
input, section {
clear: both;
padding-top: 10px;
display: none;
}
label {
font-weight: bold;
font-size: 14px;
display: block;
float: left;
padding: 10px 30px;
border-top: 2px solid transparent;
border-right: 1px solid transparent;
border-left: 1px solid transparent;
border-bottom: 1px solid #DDD;
}
label:hover {
cursor: pointer;
text-decoration: underline;
}
#tab1:checked ~ #content1, #tab2:checked ~ #content2, #tab3:checked ~ #content3, #tab4:checked ~ #content4 {
display: block;
}
input:checked + label {
border-top-color: #B7977B;
border-right-color: #DDD;
border-left-color: #DDD;
border-bottom-color: transparent;
text-decoration: none;
}


Kode CSS untuk Tab

Yang paling penting di perhatikan pada kode diatas adalah kode yang kami tandai dengan /* Important Code */ sampai dengan akhir.

Dimana kode tersebut lah yang merubah tag input menjadi berbentuk tab, kenapa menggunakan input tipe radio? karena tab biasanya hanya memiliki satu bagian yang aktif sedangkan yang lain akan tertutup, untuk itu hanya input bertipe radio yang memungkinkan untuk di pilih seperti itu.

Jadi logika sederhanya begini: tag section pada saat diload akan disembunyikan, ketika salah satu ID tab sedang aktif (salah satu input radio dipilih), maka konten dari ID tersebut akan ditampilkan, dengan menggunakan perintah display:block






Nama : Neng Sari
Kelas : XI RPL 1

No comments:

Post a Comment

Bottom Ad [Post Page]