ARTIKEL HTML 5
Gambar diatas menunjukkan bahwa Elemen-elemen div dapat digantikan dengan unsur-unsur baru: header, nav, bagian, artikel, samping, dan footer.
HTML 5 Canvas
Path Tutorial [Basic]
HTML 5 Canvas
Image Tutorial [Basic]
HTML 5 Canvas
Text Tutorial [Basic]
HTML 5 Canvas
Radial Gradient Tutorial [Basic]
HTML 5 Canvas
Oval Tutorial [Basic]
HTML 5 Canvas
Semicircle Tutorial [Basic]
sumber:http://rossydian.wordpress.com/2012/08/08/makalah-tutorial-html5/
semoga bermafaat bagi kita semua
terima kasih
dikarenakan tidak ada pemberitahuan dan terjadi kesalahan saya SUCI DWI SHAPIRA ikut menitipkan tugas remedial artikel saya ke email dyovalen18@gmail.com
HTML 5 Canvas Element Template [Basic]
Elemen atau Unsur Canvas merupakan Tag
HTML yang hampir sama dengan tag <table>, <div>, atau <a> dengan
pengecualian yang isinya diberikan dengan Menggunakan Javascript. Dengan kata
lain, untuk memanfaatkan Canvas HTML 5 anda harus menempatkan Canvas di suatu
tempat di dalam tag HTML, membuat sebuah penginisialisasi fungsi Javascript
yang nantinya kita gunakan untuk mengakses tag canvas setelah Page Load (setelah
Loading), dan kemudian memanfaatkan HTML5 Canvas API untuk menggambarkan
visualisasinya.
elemen utama yang kita gunakan disini adalah :
<canvas id=”myCanvas”></canvas>
Karena disini saya menggunakan Blogspot,
jadi untuk anda yang juga menggunakan Blogspot silahkan buat sebuah Blog
testing terlebih dahulu untuk menguji postingan ini. Setelah blog percobaan
tersedia, silahkan menuju Rancangan > Edit HTML Kemudian
Centang Expand Template Widget. Setelah itu hapus seluruh Script
Template anda. Jika Sudah silahkan tunggu dulu karena saya akan terlebih dahulu
memberikan Script untuk pengguna Platform lain, Jadi untuk anda yang juga
mengikuti panduan ini namun tidak menggunakan Blogspot, silahkan gunakan Script
Template dibawah ini:
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<script>
<html>
<head>
<script>
function init() {
var canvas=document.getElementById(“myCanvas”);
var c=canvas.getContext(“2d”);
var canvas=document.getElementById(“myCanvas”);
var c=canvas.getContext(“2d”);
// do stuff here
}
}
</script>
</head>
<body onload=”init()”>
<canvas id=”myCanvas” width=”576″ height=”300″></canvas>
</body>
</html>
<body onload=”init()”>
<canvas id=”myCanvas” width=”576″ height=”300″></canvas>
</body>
</html>
Dan Untuk anda yang menggunakan Blogspot, Sebenarnya Script diatas pun
dapat langsung anda gunakan, namun saya pastikan anda akan dihadapkan pada
peringatan dibawah ini :
Kami tidak dapat menyimpan template Anda.
Harap perbaiki kesalahan di bawah, dan
kirimkan template Anda lagi.
Seharunya ada satu dan hanya satu skin
pada template, dan kami menemukan: 0
Untuk itu Script diatas akan sedikit kita ubah agar dapat terbaca di
Blogspot. Dan berikut Script untuk anda yang menggunakan Blogspot :
<?xml version=”1.0″ encoding=”UTF-8″ ?>
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title><data:blog.pageTitle/></title>
<b:skin><![CDATA[]]></b:skin>
<script>
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title><data:blog.pageTitle/></title>
<b:skin><![CDATA[]]></b:skin>
<script>
function init() {
var canvas=document.getElementById(“myCanvas”);
var c=canvas.getContext(“2d”);
var canvas=document.getElementById(“myCanvas”);
var c=canvas.getContext(“2d”);
// do stuff here
}
}
</script>
</head>
<body onload=”init()”>
</head>
<body onload=”init()”>
<canvas id=”myCanvas” width=”576″ height=”300″></canvas>
</body>
</html>
</body>
</html>
Lalu silahkan Save Template
anda, dan Lihat hasilnya.
Apa yang akandidapat? jika yang
didapati hanyalah page Kosong artinya sudah mengikuti panduan ini dengan
benar, karena disini kita memang belum membuat satupun Variabel untuk Canvas,
karena kelanjutannya akan diposting di postingan kemudian.
Pengenalan Struktur HTML 5
Seiring dengan perkembangan Web yang semakin inovatif, HTML 4 yang telah
berkibar selama hampir satu dekade ini akhirnya mulai semakin dikembangkan
kearah yang lebih baik atau kita kenal dengan nama HTML 5.
HTML 5 menjanjikan fleksibilitas lebih bagi penulis, memungkinkan Website
lebih menarik dan interaktif serta memperkenalkan dan meningkatkan berbagai
Fitur, seperti Kontrol bentuk, API, multimedia, struktur, dan semantik.
HTMl 5 Mulai bekerja pada tahun 2004, dibawah asuhan W3C HTML WG dan
WHATWG. Bahkan, Empat Vendor Browser besar seperti Firefox, Apple, Opera, Dan
Google kabarnya ikut mengembangkan HTML 5.
Struktur Dasar HTML dapat di lihat dibawah ini:
Gambar diatas adalah Struktur HTMl 4 yang masih
menggunakan Elemen div yang masing-masing memberikan id deskriptif atau kelas
untuk menggambarkan bagian-bagian khusus. Versi HTML 4 masih kekurangan
semantik. HTML 5 mulai memperbaiki hal ini dengan membuat masing-masing elemen
mewakili bagian yang berbeda dan tidak perlu menggunakan penggambaran khusus.
Contohnya seperti gambar dibawah ini :
Gambar diatas menunjukkan bahwa Elemen-elemen div dapat digantikan dengan unsur-unsur baru: header, nav, bagian, artikel, samping, dan footer.
Markup untuk
Dokumen dapat digambarkan sebagai berikut:
<body>
<header>…</header>
<nav>…</nav>
<article>
<section>
…
</section>
</article>
<aside>…</aside>
<footer>…</footer>
</body>
<header>…</header>
<nav>…</nav>
<article>
<section>
…
</section>
</article>
<aside>…</aside>
<footer>…</footer>
</body>
Contohnya, Struktur Dibawah ini
yang ditandai dengan bagian nested dan elemen h1:
<section>
<h1>Level 1</h1>
<h1>Level 1</h1>
<section>
<h1>Level 2</h1>
<h1>Level 2</h1>
<section>
<h1>Level 3</h1>
<h1>Level 3</h1>
</section>
</section>
</section>
</section>
Perhatikan Struktur Diatas, Untuk
kompabilitas yang lebih baik dengan Browser saat ini, telah dimungkinkan
menggunakan elemen post lain (h2 untuk h6) tepat ditempat elemen h1. itulah
salah satu keuntungan menggunakan elemen ini.
Dengan mengidentifikasi halaman
menggunakan elemen sectioning spesifik, teknologi bantu dapat membantu pengguna
untuk lebih mudah menavigasi halaman. Misalnya, mereka dengan mudah dapat
melompat ke bagian navigasi atau cepat melompat dari satu artikel ke berikutnya
tanpa perlu bagi penulis untuk memberikan skip link.
Pada elemen header anda dapat
menyertakan sub judul, informasi atau lainnya. Seperti Struktur Dibawah Ini:
<header>
<h1>A Preview of HTML 5</h1>
<h1>A Preview of HTML 5</h1>
<p class=”byline”>By
Ferdinand</p>
</header>
<header>
<h1>Example Blog</h1>
<h1>Example Blog</h1>
<h2>Insert tag line
here.</h2>
</header>
Setelah itu bagian lainnya adalah
Footer yang berisi data hak Cipta, Link ke halaman Terkait dan lainnya,
Strukturnya seperti dibawah ini:
<footer>© 2010 DJ Note
Inc.</footer>
Selanjutnya adalah bagian link
navigasi, dengan struktur seperti dibawah ini:
<nav>
<ul>
<li><a href=”/”>Home</a></li>
<ul>
<li><a href=”/”>Home</a></li>
<li><a
href=”/prolog”>Prolog</a></li>
<li><a
href=”/contact”>Contact</a></li>
<li><a
href=”/about”>About</a></li>
</ul>
</nav>
</nav>
Selanjutnya adalah Struktur
Sidebar, seperti dibawah ini:
<aside>
<h1>Archives</h1>
<ul>
<li><a href=”/2010/09/”>September 2010</a></li>
<h1>Archives</h1>
<ul>
<li><a href=”/2010/09/”>September 2010</a></li>
<li><a
href=”/2010/08/”>August 2010</a></li>
<li><a
href=”/2010/07/”>July 2010</a></li>
</ul>
</aside>
Selanjutnya, Section yang
merupakan bagian utama dalam sebuah dokument, misalnya kita bayangkan seperti
sebuah Bab dengan Struktur seperti dibawah ini:
<section>
<h1>Chapter 1: Saya Orang Kreatif</h1>
<h1>Chapter 1: Saya Orang Kreatif</h1>
<p>
Banyak yang bilang saya gak
cerdas dan bengal, dan saya akui demikianlah saya, tapi ditengah kebodohan
saya, saya tetap bersyukur diberikan otak yang kreatif oleh Tuhan
…</p>
</section>
</section>
Terakhir adalah Unsur artikel,
yang berisi konten, postingan, komentar dan lainnya, Strukturnya seperti
dibawah ini:
<article id=”comment-3″>
<header>
<h4><a href=”#comment-3″ rel=”bookmark”>Comment #3</a>
<h4><a href=”#comment-3″ rel=”bookmark”>Comment #3</a>
by
<a href=”http://example.com/”>Google</a></h4>
<p><time
datetime=”2010-08-29T13:58Z”>August 29th, 2010 at 13:58</time>
</header>
<p>Blogwalking Gan!</p>
<p>Blogwalking Gan!</p>
</article>
HTML 5 Canvas
Path Tutorial [Basic]
Melanjutkan
pembahasan kita sebelumnya tentang HTML 5 Canvas Bezier Curve Tutorial [Basic], pagi ini
saya ingin mengajak anda untuk beralih ke Method baru kita selanjutnya, yaitu
beginPath. Apa kegunaan dari Method beginPath ini? kita bisa menggunakan
beginPath setiap kali kita ingin membuat sebuah Path atau jalur baru. Nha
disini, kita pun masih akan memanfaatkan pembahasan kita yang
sebelum-sebelumnya, karena disini kita masih akan menggunakan Method lineTo,
quadraticCurveTo, dan bezierCurveTo untuk membuat Subpath(bagian dari path)
menjadi path atau jalan yang ingin kita bentuk. Kenapa? karena method baru kita
kali ini tidak mempunyai Koordinat seperti Method-method sebelumnya, untuk
lebih jelasnya perhatikan susunan Method path dibawah ini:
c.beginPath.
Terlihat jelas bahwa untuk
membuat sebuah jalur, kita membutuhkan bantuan dari Method lineTo,
quadraticCurveTo, dan bezierCurveTo.
Untuk bentuknya, Path bisa dibuat
menjadi berbagai bentuk sesuai Imaginasi dan keinginan kita, bahkan Demo
Harmonic Oscillator sebelumnya bisa dibilang masih menjadi bagian dari
pembahasan tentang Path.
Dan berikut Script kita kali
ini:
<?xml version=”1.0″
encoding=”UTF-8″ ?>
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title><data:blog.pageTitle/></title>
<b:skin><![CDATA[]]></b:skin>
<script>
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title><data:blog.pageTitle/></title>
<b:skin><![CDATA[]]></b:skin>
<script>
function drawPath() {
var canvas=document.getElementById(“myCanvas”);
var c=canvas.getContext(“2d”);
var canvas=document.getElementById(“myCanvas”);
var c=canvas.getContext(“2d”);
c.beginPath();
c.moveTo(100,20);
c.lineTo(200,160); // line 1
c.quadraticCurveTo(230, 190, 250,120); // quadratic curve
c.bezierCurveTo(290, 20, 300, 200, 400, 150); // bezier curve
c.lineTo(500, 90); // line 2
c.moveTo(100,20);
c.lineTo(200,160); // line 1
c.quadraticCurveTo(230, 190, 250,120); // quadratic curve
c.bezierCurveTo(290, 20, 300, 200, 400, 150); // bezier curve
c.lineTo(500, 90); // line 2
c.lineWidth=5;
c.strokeStyle=”#0000ff”;
c.stroke();
}
c.strokeStyle=”#0000ff”;
c.stroke();
}
</script>
</head>
<body onload=”drawPath()”>
<canvas id=”myCanvas” width=”578″ height=”200″></canvas>
</body>
</html>
</head>
<body onload=”drawPath()”>
<canvas id=”myCanvas” width=”578″ height=”200″></canvas>
</body>
</html>
untuk
mempraktekkannya, silahkan Menuju Rancangan > Edit HTMLKemudian
Centang Expand Template Widget, Hapus
seluruh isi Template anda dan copy paste Script diatas ke dalam Template anda(Gunakan
Blog Uji Coba anda yang saya suruh sebelumnya). Jika sudah, Save Template anda
dan lihat hasilnya. Dan Untuk para Pecinta HTML 5 dengan Platform lain,
silahkan buang bagian skinnya.
Keterangan Diagram dari HTML5
Canvas Path :
HTML 5 Canvas
Image Tutorial [Basic]
Untuk
membuat suatu gambar, kita dapat menggunakan MethoddrawImage. Disini kita
memerlukan Objek gambar dan titik tujuan. Titik tujuan relatif mengarah ke
sudut atau pojok atas gambar.
kali ini Method yang akan di
gunakan adalah :
c.drawImage(imageObj,destX,destY);
Berikut Scriptnya:
<?xml version=”1.0″
encoding=”UTF-8″ ?>
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title><data:blog.pageTitle/></title>
<b:skin><![CDATA[]]></b:skin>
<script>
<head>
<title><data:blog.pageTitle/></title>
<b:skin><![CDATA[]]></b:skin>
<script>
function drawImage() {
var
canvas=document.getElementById(“myCanvas”);
var c=canvas.getContext(“2d”);
var destX = 69;
var destY = 50;
var imageObj = new Image();
imageObj.onload = function() {
c.drawImage(imageObj,destX,destY);
}
imageObj.src = “Url Gambar Anda“;
}
imageObj.src = “Url Gambar Anda“;
}
</script>
</head>
<body onload=”drawImage()”>
</head>
<body onload=”drawImage()”>
<canvas id=”myCanvas”
width=”578″ height=”400″></canvas>
</body>
</html>
</html>
Untuk
mempraktekkannya, silahkan Menuju Rancangan > Edit HTMLKemudian
Centang Expand Template Widget, Hapus
seluruh isi Template anda dan copy paste Script diatas ke dalam Template
anda(Gunakan Blog Uji Coba anda yang saya suruh sebelumnya). Jika sudah, Save
Template anda dan lihat hasilnya. Dan Untuk para Pecinta HTML 5 dengan Platform
lain, silahkan buang bagian skinnya.
Penjelasan HTML 5 Canvas Image
Ini:
Karena Method drawImage
membutuhkan Objek Gambar, kita harus terlebih dahulu menyiapkan gambar dan
tentunya harus menunggu sampai Load Image dari Hostingan terbaca. Jadi
prosesnya pun tergantung dari Load Image yang anda gunakan. Dan tentunya,
karena kita memanfaatkan hostingan, kita pun harus menggunakan Properti onload
dan menentukan Sumber Url Gambar dengan src.
HTML 5 Canvas
Text Tutorial [Basic]
Untuk
membuat Teks dengan memanfaatkan Kanvas HTML 5, kita akan menggunakan satu
Method baru yang akan saya perkenalkan kepada anda semua, yaitu Method fillText. Teks
sendiri didefinisikan dengan sebuah nilai String dan sebuah posisi.
Susunan Method ini adalah:
c.fillText(“Life is good if you
create a beautiful (My Dad)”, x, y);
Dan IniScript yang di gunakan:
<?xml version=”1.0″
encoding=”UTF-8″ ?>
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title><data:blog.pageTitle/></title>
<b:skin><![CDATA[]]></b:skin>
<script>
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title><data:blog.pageTitle/></title>
<b:skin><![CDATA[]]></b:skin>
<script>
function drawText() {
var canvas=document.getElementById(“myCanvas”);
var c=canvas.getContext(“2d”);
var canvas=document.getElementById(“myCanvas”);
var c=canvas.getContext(“2d”);
var x = 250;
var y = 200;
c.fillText(“Life is good if you create a beautiful (My Dad)”, x, y);
}
var y = 200;
c.fillText(“Life is good if you create a beautiful (My Dad)”, x, y);
}
</script>
</head>
<body onload=”drawText()”>
<canvas id=”myCanvas” width=”578″ height=”200″></canvas>
</body>
</html>
</head>
<body onload=”drawText()”>
<canvas id=”myCanvas” width=”578″ height=”200″></canvas>
</body>
</html>
Untuk
mempraktekkannya, silahkan Menuju Rancangan > Edit HTMLKemudian
Centang Expand Template Widget, Hapus
seluruh isi Template anda dan copy paste Script diatas ke dalam Template
anda(Gunakan Blog Uji Coba anda yang saya suruh sebelumnya). Jika sudah, Save
Template anda dan lihat hasilnya. Dan Untuk para Pecinta HTML 5 dengan Platform
lain, silahkan buang bagian skinnya.
HTML 5 Canvas
Radial Gradient Tutorial [Basic]
Untuk
membuat Kanvas Gradien Radial kita dapat menggunakan Method baru kita, yaitu: createRadialGradient. HTML5 Canvas Radial Gradient
atau Kanvas Gradien radial ini didefinisikan dengan dua buah lingkaran
Imajiner(Lingkaran Awal dan Lingkaran Akhir).
Berikut Susunan Methodnya:
c.createRadialGradient(startX,
startY, startRadius, endX, endY, endRadius)
Dan berikut Script di gunakan untuk membuatnya:
<?xml version=”1.0″
encoding=”UTF-8″ ?>
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title><data:blog.pageTitle/></title>
<b:skin><![CDATA[]]></b:skin>
<script>
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title><data:blog.pageTitle/></title>
<b:skin><![CDATA[]]></b:skin>
<script>
function drawCloud() {
var canvas=document.getElementById(“myCanvas”);
var c=canvas.getContext(“2d”);
var canvas=document.getElementById(“myCanvas”);
var c=canvas.getContext(“2d”);
c.beginPath(); // begin custom
shape
c.moveTo(170,80);
c.bezierCurveTo(130, 100, 130, 150, 230, 150);
c.bezierCurveTo(250, 180, 320, 180, 340, 150);
c.bezierCurveTo(420, 150, 420, 120, 390, 100);
c.bezierCurveTo(430, 40,370, 30, 340, 50);
c.bezierCurveTo(320, 5,250, 20, 250, 50);
c.bezierCurveTo(200, 5,150, 20, 170, 80);
c.closePath(); // complete custom shape
c.moveTo(170,80);
c.bezierCurveTo(130, 100, 130, 150, 230, 150);
c.bezierCurveTo(250, 180, 320, 180, 340, 150);
c.bezierCurveTo(420, 150, 420, 120, 390, 100);
c.bezierCurveTo(430, 40,370, 30, 340, 50);
c.bezierCurveTo(320, 5,250, 20, 250, 50);
c.bezierCurveTo(200, 5,150, 20, 170, 80);
c.closePath(); // complete custom shape
var
grd=c.createRadialGradient(238,50,10,238,50,200);
grd.addColorStop(0,”#8ED6FF”); // light blue
grd.addColorStop(1,”#004CB3″); // dark blue
c.fillStyle=grd;
c.fill();
grd.addColorStop(0,”#8ED6FF”); // light blue
grd.addColorStop(1,”#004CB3″); // dark blue
c.fillStyle=grd;
c.fill();
c.lineWidth=5;
c.strokeStyle=”#0000ff”;
c.stroke();
}
c.strokeStyle=”#0000ff”;
c.stroke();
}
</script>
</head>
<body onload=”drawCloud()”>
<canvas id=”myCanvas” width=”578″ height=”200″></canvas>
</body>
</html>
</head>
<body onload=”drawCloud()”>
<canvas id=”myCanvas” width=”578″ height=”200″></canvas>
</body>
</html>
Untuk
mempraktekkannya, silahkan Menuju Rancangan > Edit HTMLKemudian
Centang Expand Template Widget, Hapus
seluruh isi Template anda dan copy paste Script diatas ke dalam Template
anda(Gunakan Blog Uji Coba anda yang saya suruh sebelumnya). Jika sudah, Save
Template anda dan lihat hasilnya. Dan Untuk para Pecinta HTML 5 dengan Platform
lain, silahkan buang bagian skinnya.
Keterangan Dan Penjelasan Dari
HTML 5 Canvas Radial Gradient ini:
Perhatikan diagram diatas. Untuk
membuat Radial Gradien kita perlu mendefinisikan dua lingkaran imajiner
(lingkaran awal dan lingkaran akhir) menggunakan Method createRadialGradient . Gradien
radial yang berasal dari lingkaran awal akan bergerak secara radial ke ujung
lingkaran.
HTML 5 Canvas
Oval Tutorial [Basic]
Untuk
membuat bentuk oval, kita dapat menggunakan MethodbezierCurveTo, yang Control
point-nya terletak pada 4 sudut dari sebuah persegi panjang Imaginer yang
nantinya membingkai bentuk Oval.
Method yang di gunakan adalah:
c.bezierCurveTo(cPointX1,
cPointY1, cPointX2, cPointY2, endPointX, endPointY);
Dan berikut Script untuk
pembuatannya:
<?xml version=”1.0″
encoding=”UTF-8″ ?>
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title><data:blog.pageTitle/></title>
<b:skin><![CDATA[]]></b:skin>
<script>
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title><data:blog.pageTitle/></title>
<b:skin><![CDATA[]]></b:skin>
<script>
function drawOval() {
var canvas=document.getElementById(“myCanvas”);
var c=canvas.getContext(“2d”);
var canvas=document.getElementById(“myCanvas”);
var c=canvas.getContext(“2d”);
// define center of oval
var centerX = 288;
var centerY = 100;
var centerX = 288;
var centerY = 100;
// define size of oval
var height = 100;
var width = 250;
var height = 100;
var width = 250;
var controlRectWidth = width *
1.33;
c.beginPath();
c.moveTo(centerX,centerY – height/2);
// draw left side of oval
c.bezierCurveTo(centerX-controlRectWidth/2,centerY-height/2,
centerX-controlRectWidth/2,centerY+height/2,
centerX,centerY+height/2);
c.moveTo(centerX,centerY – height/2);
// draw left side of oval
c.bezierCurveTo(centerX-controlRectWidth/2,centerY-height/2,
centerX-controlRectWidth/2,centerY+height/2,
centerX,centerY+height/2);
// draw right side of oval
c.bezierCurveTo(centerX+controlRectWidth/2,centerY+height/2,
centerX+controlRectWidth/2,centerY-height/2,
centerX,centerY-height/2);
c.bezierCurveTo(centerX+controlRectWidth/2,centerY+height/2,
centerX+controlRectWidth/2,centerY-height/2,
centerX,centerY-height/2);
c.fillStyle=”#8ED6FF”;
c.fill();
c.lineWidth=5;
c.strokeStyle=”black”;
c.stroke();
c.closePath();
}
c.fill();
c.lineWidth=5;
c.strokeStyle=”black”;
c.stroke();
c.closePath();
}
</script>
</head>
<body onload=”drawOval()”>
<canvas id=”myCanvas” width=”578″ height=”200″></canvas>
</body>
</html>
</head>
<body onload=”drawOval()”>
<canvas id=”myCanvas” width=”578″ height=”200″></canvas>
</body>
</html>
Untuk
mempraktekkannya, silahkan Menuju Rancangan > Edit HTMLKemudian
Centang Expand Template Widget, Hapus
seluruh isi Template anda dan copy paste Script diatas ke dalam Template
anda(Gunakan Blog Uji Coba anda yang saya suruh sebelumnya). Jika sudah, Save
Template anda dan lihat hasilnya. Dan Untuk para Pecinta HTML 5 dengan Platform
lain, silahkan buang bagian skinnya.
HTML 5 Canvas
Semicircle Tutorial [Basic]
Untuk dapat membuat Kanvas
setengah lingkaran pada HTML 5, kita dapat menggunakan Method arc dan
mendefinisikan sudut akhir sebagai startingAngle + PI.
Untuk lebih jelasnya, berikut
Susunan Methodnya:
c.arc(centerX,centerY,radius,startingAngle,
startingAngle + Math.PI,antiClockwise);
startingAngle + Math.PI,antiClockwise);
Dan berikut Scriptnya:
<?xml version=”1.0″
encoding=”UTF-8″ ?>
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title><data:blog.pageTitle/></title>
<b:skin><![CDATA[]]></b:skin>
<script>
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title><data:blog.pageTitle/></title>
<b:skin><![CDATA[]]></b:skin>
<script>
function drawSemicircle() {
var canvas=document.getElementById(“myCanvas”);
var c=canvas.getContext(“2d”);
var canvas=document.getElementById(“myCanvas”);
var c=canvas.getContext(“2d”);
var centerX = 288;
var centerY = 75;
var radius = 70;
var lineWidth = 5;
var centerY = 75;
var radius = 70;
var lineWidth = 5;
c.arc(centerX,centerY,radius,0, Math.PI,false);
c.lineWidth=lineWidth;
c.fillStyle=”#8ED6FF”;
c.fill();
c.lineWidth=lineWidth;
c.fillStyle=”#8ED6FF”;
c.fill();
c.moveTo(centerX – radius –
lineWidth/2, centerY);
c.lineTo(centerX + radius + lineWidth/2, centerY);
c.strokeStyle=”black”;
c.stroke();
}
c.lineTo(centerX + radius + lineWidth/2, centerY);
c.strokeStyle=”black”;
c.stroke();
}
</script>
</head>
<body onload=”drawSemicircle()”>
<canvas id=”myCanvas” width=”578″ height=”200″></canvas>
</body>
</html>
</head>
<body onload=”drawSemicircle()”>
<canvas id=”myCanvas” width=”578″ height=”200″></canvas>
</body>
</html>
Untuk
mempraktekkannya, silahkan Menuju Rancangan > Edit HTMLKemudian
Centang Expand Template Widget, Hapus
seluruh isi Template anda dan copy paste Script diatas ke dalam Template
anda(Gunakan Blog Uji Coba anda yang saya suruh sebelumnya). Jika sudah, Save
Template anda dan lihat hasilnya. Dan Untuk para Pecinta HTML 5 dengan Platform
lain, silahkan buang bagian skinnya.
Pada Halaman Home, kami menampilkan tentang Blackberry
sendiri beserta sejarah dan produk unggulan Blackberry itu sendiri.
Pada halaman About us, kami menampilkan bermacam promosi kami
untuk memasarkan Website kami sendiri.
Pada halaman Locations, kami menampilkan detail lokasi
toko kami beseta petanya.
Pada halaman Photo archive, kami menampilkan berbagai macam
bentuk dan type Blackberry beserta harganya.
Pada halaman form reserved, terdapat form yang harus di isi
oleh pembeli, form ini hanya khusus pembeli.
Setelah itu akan keluar form kirim, disitu anda di suruh
memilih apakah mau pesan kembali atau keluar.
sumber:http://rossydian.wordpress.com/2012/08/08/makalah-tutorial-html5/
semoga bermafaat bagi kita semua
terima kasih















No comments:
Post a Comment